Kita berdua saja, duduk

Aku memesan ilalang panjang dan bunga rumput

kau entah memesan apa

Aku memesan batu di tengah sungai terjal yang deras

 

kau entah memesan apa.

Tapi kita berdua saja, duduk

Aku memesan rasa sakit yang tak putus dan nyaring lengkingnya

memesan rasa…

(Sapardi Djoko Damono)

Depok padat merayap. Tapi obrolan tiga perempuan di sebuah restoran rasanya melumpuhkan segala bising. Mereka asik tertawa, baru menyadari bahwa segala kisah di belakang adalah sama, adalah yang lain juga pernah merasa, adalah hal yang lazim rupanya.Tiga perempuan di sebuah restoran tertawa. Berbagi cerita. Bersuka. Berduka. Pernah, karena rasa.

 Di restoran. Mereka memesan satu mangkuk bahagia. Bersiap kecewa, bersedih tanpa kata-kata*)

*) GM