Barangkali karena kehidupan pascakampus semakin menuntut banyak hal. Barangkali karena belum ada persiapan matang untuk terjun ke realita yang sesungguhnya. Barangkali karena masih ada sikap kekanak-kanakan yang tak kunjung berubah. Barangkali juga karena waktu menguapkan segala masalah yang ada. Barangkali inilah saatnya saya mengencangkan ikat pinggang, memasang ikat kepala kuat-kuat, mengepalkan tangan agar bisa menerima perubahan demi perubahan.

Tanpa sadar, saat coretan demi coretan di kertas sudah berbentuk. Tanpa sadar, saat semrawutnya panah-panah perlahan menemukan alamatnya, saya yakin, bahwa saya bisa menjemput kebahagiaan dengan melakukan apa yang saya suka. Tanpa harus lelah-lelah berfikir bagaimana caranya bisa mendapat uang banyak, tanpa harus capek-capek menimbang apa pekerjaan yang cocok untuk saya, tanpa harus berdebat panjang dengan orangtua saya.

 

Bukan titik nadir tentu. Semua sudah berjalan sesuai dengan prasangka baik saya. Semua mengikutinya sesuai dengan kerja batin saya.

 

Untuk kalian yang pernah singgah sapa dalam hidup saya, kalian yang pernah memberikan pelajaran bermakna, terimakasih telah berbaik hati, mendengar dan membantu saya dalam mencari diri saya yang sebenarnya.

 

This is the time, to move on…….