Saat saya masuk kamar, sepulang dari kerja kemarin, mata saya tak sengaja tertumbuk pada sebuah benda di atas rak. Benda yang isinya berlembar-lembar pesan. Tidak perlu dibayangkan seperti apa, haha. Hanya saja, saya sempat tersenyum sendiri ketika saya membaca lembar demi lembar pesan itu lagi. Caranya “bertutur”, filosofinya, dan tentu saja gambar yang menggelitik. Pesan itu menarik dan mencengangkan bagi yang menerima. Sangat dramatis, haha.

Beberapa bulan telah berlalu sejak peristiwa itu, walaupun waktu sudah membuat saya ‘menerima’, setiap kali melihat benda itu, selalu ada perasaan bersalah, perasaan lucu, dan perasaan getir. Rasanya saya hanya ingin mengucapkan maaf dan terimakasih kepada seseorang yang pernah memberikan pesan itu. Ia adalah salah satu orang yang memberikan perubahan besar dalam cara pandang saya, dan tentu saja, membuat kesabaran dan kematangan saya bertumbuh.

Saya hanya bisa mendoakan si pemberi pesan, yang terbaik, dalam perjalanan hidupnya kini. Sukses selalu yah. Suatu saat saya akan traktir dia lagi, di kesempatan yang berbeda, hihi🙂