Ada yang Diam-diam

Kian hari, pagiku jadi selembut gerimis

Ada yang diam-diam mencintaimu

Merindukanmu dalam diamku adalah menitipkan doa pada langit

Mendoakanmu dalam rinduku adalah menitipkanmu pada langit

Ada yang diam-diam mencintaimu

Membuat pagiku menjadi selembut gerimis

 

Jatuh

Ada butir air yang tergelincir dari kedua bola matamu

Dan kau masukkan air itu ke sela-sela jari

Kau usap sambil berbisik, “siapa gerangan yang membuat kamu jatuh?”

Ada butir bening yang tersirap dari kedua biji matamu

Dan kau masukkan bening itu ke sela-sela hati

Kau usap sambil berbisik, “siapa gerangan yang membuat kamu jatuh?”

 

Cinta

Ada yang  menengok bayanganmu di kolam pada pagi

Mendadak kau memanggil-manggil nama

Ada yang menyengat menyekapmu di dasar hati

Mendadak kau kehabisan suara